KLIPINGKU . . . . . . . . . . dibuang sayang ….

Membangun Kepribadian Positif pada Anak Juli 23, 2007

Filed under: Keluarga dan Wanita — vinosa @ 10:45 am

Membangun Kepribadian Positif pada Anak

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Hal ini pulalah yang menggambarkan peran orangtua dalam pembentukan karakter anak, dimana tingkah laku anak cenderung mengimitasi orangtuanya. Terlebih keluarga merupakan sosialisasi primer dan pertama yang dialami setiap individu.

Pembentukan karakter inipun tidak bisa lepas dari pola asuh, kasih sayang, dan berbagai stimuli yang membantu anak dalam pembentukan dirinya. Ketiganya bekerja secara terpadu untuk memberikan lahan yang subur bagi anak, sehingga anakpun merasa nyaman dan memungkinkan dirinya berkembang secara maksimal.

Suasana yang nyaman dapat membentuk dan meningkatkan kepercayaan diri anak dan menjadi dasar dalam pembentukan kepribadian yang positif hingga dewasa nanti. Bahkan, sebuah penelitian mengatakan bahwa anak yang tumbuh dalam keluarga sehat dan mampu memberinya kenyamanan rata-rata memiliki tingkat intelegensia yang lebih tinggi dibandingkan dari keluarga yang kurang kasih sayang.

Hal tersebut tentunya juga tidak lepas dari tersedianya ruang gerak yang lebih untuk mengembangkan daya kreativitas anak. Terlalu banyaknya larangan yang kerap diberikan pada anak justru akan membuatnya merasa tidak nyaman dan serba salah, sehingga secara tidak langsung menghambat kreativitasnya. Tak ada salahnya jika anak memiliki kamar tersendiri yang memberinya kebebasan secara penuh dimana mereka dapat menggambar di dinding-salah satu kesukaan setiap anak-membuatnya berantakan dengan berbagai mainan favoritnya, dan lain-lain. Dengan demikian, tingkat kreativitas anak pun dapat terus terangsang. Tidak ada salahnya pula untuk memberi pujian atau hadiah sebagai bentuk penghargaan terhadap hasil karyanya.

Tentu saja, disini anak juga bisa dilatih untuk memiliki rasa tanggung jawab dan membentuk kemandirian mereka. Misalnya, dengan memberi peraturan setelah selesai bermain semua permainan harus dikembalikan ketempat semula.

Cara lain untuk merangsang tingkat kemandiriannya adalah dengan melatih anak membuat keputusan sendiri. Dimulai dengan memberi kesempatan pada mereka untuk memilih baju, buku, atau jenis mainan sendiri. Tentu saja, arahan dari orang tua tetap dibutuhkan, tetapi harus dibedakan dari sikap mendikte apalagi menyalahkan.

Sumber: Kompas, 2 Juli 2006

About these ads
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.