KLIPINGKU . . . . . . . . . . dibuang sayang ….

Burger Tempe Bacem Juadah Ketan Agustus 29, 2007

Diarsipkan di bawah: Masakan Daerah, Yogyakarta — vinosa @ 11:00 pm

Bahan:

Burger tempe bacem:

  • 250 gr tempe potong bundar seperti burger menjadi 10 potong
  • 4 btr bawang merah, diiris
  • 2 siung bawang putih, diiris
  • garam secukupnya
  • 50 gr gula merah, diiris
  • 1/2 sdt ketumbar, dihaluskan
  • 1 ptg lengkuas, dimemarkan
  • 2 mata asam jawa, direndam, ambil airnya
  • 2 lbr daun salam
  • 500 ml air (atau air kelapa, jika suka)
  • 3 sdm minyak

Juadah Ketan:

  • 250 gr beras ketan
  • 2 lbr daun pandan
  • 200 ml air santan kental dari 1 butir kelapa
  • sedikit garam
  • 150 gr kelapa parut 1/2 tua

Cara Membuat:

Burger Tempe Bacem:

  • Rebus tempe bersama semua bumbu bacem dan air kelapa (jumlah cairan sampai menutupi tempe, tambahkan jika kurang).
  • Rebus hingga air habis dan bumbu meresap, setelah itu masukkan minyak aduk hingga tercampur rata, angkat

Juadah Ketan:

  • Beras ketan dicuci bersih, kukus dengan daun pandan hingga 1/2 matang, angkat keluarkan dari kukusan, tuangi santan, beri sedikit garam, biarkan hingga meresap.
  • Campur ketan dengan kelapa parut, aduk rata, kukus kembali hingga matang, angkat.
  • Cetak juadah ketan di loyang sambil dipadatkan dengan ulekan, setelah agak dingin cetak unbent bulat (roti bun).

Penyajian:

Ambil juadah ketan, atasnya beri isi burger tempe bacem, lalu tutup kembali dengan juadah ketan seperti burger. Hidangkan.

  • Untuk : 5 porsi
  • 1 porsi : 511 kalori

Resep dari Kompas Minggu

 

Mi Bendo Goreng Bumbu Kecap dari Bantul Agustus 20, 2007

Diarsipkan di bawah: Masakan Daerah, Yogyakarta — vinosa @ 3:27 pm

Bahan:

  • 150 gr mi bendo kering
  • 2 sdm minyak untuk menumis
  • 2 sdm irisan daun bawang
  • 3 siung bawang putih dicincang
  • 50 gr udang kupas diiris-iris
  • 50 gr daging ayam diiris-iris
  • 100 gr kol diiris-iris
  • 2 btr telur ayam, dibuat orak-arik
  • 1 sdt garan
  • 1/4 sdt merica bubuk
  • 3 sdm kecap manis
  • 1 sdt kecap asin

Cara membuat:

  • Mi bendo direbus, beri 2 sdt minyak agar mi tidak lengket, rebus sampai mi berubah warna menjadi bening seperti sohun, angkat tiriskan,rendam dalam air dingin sebentar, angkat, tiriskan, sisihkan.
  • tumis dengan minyak daun bawang, bawang putih, udang dan ayam , masukkan kol, tumis sampai layu, diberi garam, merica, kecap manis, dan kecap asin, aduk rata, tuangi dengan 50 ml air, masak hingga mendidih
  • setelah mendidih masukkan mi bendo, aduk rata, angkat.
  • Hidangkan segera.

 

  • Untuk : 2 porsi
  • 1 porsi : 507 kalori

Resep dari Kompas Minggu

 

Sambal Goreng Krecek Agustus 17, 2007

Diarsipkan di bawah: Masakan Daerah, Yogyakarta — vinosa @ 10:19 pm

Bahan:

  • 200 gr krecek (kerupuk kulit goreng)
  • 2 sdm minyak untuk menumis
  • 3 lbr daun salam
  • 50 gr udang kupas
  • 100 gr petai
  • 300 ml santan
  • 250 gr tempe dipotong dadu, goreng setengah matang
  • 10 bh cabai rawit

Bumbu yang dihaluskan:

  • 2 1/2 sdm irisan cabai merah
  • 2 sdm irisan bawang merah
  • 1 sdm irisan bawang putih
  • 1 sdt irisan lengkuas
  • 1 sdt irisan terasi
  • 2 sdt garam
  • 3 sdt gula pasir

Cara membuat:

  • Rendam krecek dalam air, tiriskan, sisihkan.
  • tumis dengan minyak bumbu yang telah dihaluskan bersama daun salam, setelah keluar aroma, masukkan udang dan petai, aduk, tuang santan, masukkan tempe.
  • setelah mendidih dan matang, masukkan krecek dan cabai rawit, aduk, masak sebentar, angkat.
  • hidangkan.

Resep dari KOMPAS Minggu

Lihat Resep yang lain

 

Gudeg Agustus 17, 2007

Diarsipkan di bawah: Masakan Daerah, Yogyakarta — vinosa @ 10:02 pm

Bahan :

  • 1 kg nangka (setelah dibersihkan)
  • 1 sdt kapur sirih (dicairkan untuk merendam nangka)
  • 1 liter santan
  • 200 ml air teh kental
  • 1 ekor ayam, potong menjadi 10 potong
  • 1 1/2 sdt angkak, dihaluskan
  • 30 gr lengkuas, dimemarkan
  • 4 lembar daun salam
  • 200 gr gula merah disisir halus
  • 1 sdm garam
  • 5 btr telur ayam direbus, kupas kulitnya

Bumbu yang dihaluskan :

  • 2 sdm ketumbar
  • 6 siung bawang putih
  • 10 butir kemiri

Cara membuat :

  • Rendam nangka dalam larutan air kapur sirih sekitar 1 jam, cuci dan tiriskan.
  • Rebus santan bersama air teh, nangka, ayam, bumbu halus, angkak, lengkuas, daun salam, gula merah , dan garam, masak sampai agak kering.
  • Masukkan telur, aduk, setelah kering angkat
  • Hidangkan

Resep dari KOMPAS Minggu

Lihat RESEP yang lain

 

Mencegah Mimisan Agustus 16, 2007

Diarsipkan di bawah: Pengobatan Tradisional — vinosa @ 6:55 am

Mencegah Mimisan dengan Daun Seledri

Jika kita atau keluarga mengalami mimisan, yaitu mengeluarkan darah dari hidung, kita dapat menghentikan darah keluar tersebut dengan potongan daun sirih yang disumbatkan pada hidung. Ada cara tradisional agar mimisan tidak terjadi lagi, yaitu dengan meminim perasan daun seledri. Ambil 4 tangkai seledri, cuci bersih, dihaluskan lalu diberi air matang kurang lebih setengah gelas. Saring dan diminumkan kepada penderita mimisan, lakukan ini secara teratur 4 kali seminggu, Insya Allah dengan melakukan ini secara rutin tidak akan terjadi mimisan lagi. Daun seledripun enak dibuat lalapan, silahkan dicoba.

 

Mengawetkan Perhiasan Imitasi Agustus 12, 2007

Diarsipkan di bawah: Kotak Ide — vinosa @ 8:12 pm

Agar Perhiasan Imitasi Tetap Awet

perhiasan

Sewaktu kita membeli perhiasan imitasi terlihat seperti asli, cantik dan warnanya cerah. Tetapi karena sering dipakai akhirnya warna perhiasan tersebut mulai luntur dan pudar. Untuk mengawetkan keaslian warna dari perhiasan ini gunakan cat kuku dengan warna netral (bening). Gunakan kuas dari cat kuku, untuk menyapukan seluruh permukaan perhiasan dengan cat kuku tersebut. Sekarang perhiasan imitasi Anda akan terlihat seperti asli dalam waktu lama.

 

Antibiotik, Bukan Obat Ajaib Agustus 11, 2007

Diarsipkan di bawah: Kesehatan — vinosa @ 12:45 am

Antibiotik,

Bukan Obat Ajaib

Antibiotik sering dianggap sebagai obat ajaib karena kemampuannya menyembuhkan penyakit dengan cepat. Ada bahaya yang harus diwaspadai.

Antibiotik mempunyai dosis tertentu untuk menyembuhkan penyakit yang harus disesuaikan dengan kondisi tubuh seseorang. Jika terlalu keras, dapat menimbulkan alergi. Sehingga penggunaan antibiotik harus memperhatikan aturan.

Apa yang disebut dengan antibiotik?

Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), antibiotik merupakan suatu zat yang dihasilkanoleh mikroba untuk menghambat pertumbuhan dan membasmi mikroba jenis lain. Awalnya, antibiotik hanya ada beberapa, namun saat ini sudah ditemukan berbagai jenis antibiotik yang mampu mengatasi penyakit infeksi. (lagi…)

 

Buah dan Sayur Pencegah Kanker Agustus 9, 2007

Diarsipkan di bawah: Kesehatan — vinosa @ 7:08 pm

Buah dan Sayur Pencegah Kanker

alpukat sumber antioksidan dan betakarotin

ALPUKAT, kaya glutathione sebagai sumber antioksidan dan betakarotin yang menyerang radikal bebas dalam tubuh.

 brokoli menghasilkan sulforaphane

 

 

BROKOLI, mengandung komponen kimia yang menghasilkan sulforaphane untuk meningkatkan enzim yang mempertahankan tubuh dari bahaya asap rokok, pestisida, dan asap polusi yang berbahaya.
pepaya kaya vit. C

PEPAYA, kaya akan vitamin C sebagai antioksidan dan asam folat, yang mampu mengurangi penyerapan tanah dari proses pembuatan makanan.

 

 

 

Bawang Putih Makin Sarat Khasiat

BAWANG PUTIH dan BAWANG MERAH, komponen alluvium-nya memperlambat perkembangan tumor. Keduanya juga terbukti mencegah resiko kanker usus.

 

 

 

 

 jeruk mencegah kanker dan mengurangi kolesterol

JERUK, mengandung vitamin C, betakarotin, dan asam folat yang mampu mencegah kanker dan mengurangi kolesterol.

 

 

 

 

tahu mencegah kanker payudara dan kanker prostat

TAHU, mengandung estrogen yang mencegah kanker payudara dan kanker prostat dengan menekan perkembangan kanker.

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: Majalah Sehat, Desember 2003

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bawang Putih Makin Sarat Khasiat Agustus 7, 2007

Diarsipkan di bawah: Kesehatan — vinosa @ 10:42 am

Tulisan lanjutan…

Bawang Putih …..

Khasiat lain

Bahwa senyawa kimia alamiah yang ikut menentukan bau khas bawang putih adalah “allicin” juga dibuktikan oleh Cavallito, sarjana dari AS. Menurutnya zat “allicin” dari bawang putih bahkan mampu membunuh mikroba penyebab timbulnya tuberkulosa, difteri, tipoid, disentri, dan gonorrhoe. Sifat anti bakteri pada bawang putih ini sebenarnya sudah lama kita amati di Indonesia yang kebanyakan dipakai sebagai obat sakit tenggorokan akibat infeksi bakteri.

Tadashi Watanabe dari Jepang, berdasarkan risetnya mengungkapkan , bawang putih dapat mengobati berbagai penyakit : asma, demam, tuberkulosa, penyakit 4 L (lesu, lelah, letih, lemah), sampai cacingan, gatal-gatal dan korengan. Dr Kominoto menemukan senyawa lain dalam bawang putih yang bisa memberikan vitalitas bagi tubuh yang disebut “scordinin”. Dalam percobaannya dengan tikus, senyawa ini dapat mempercepat pertumbuhanbadan anak tikus, dan menigkatkan tubuh tikus sampai 2-3 kali.Sedang percobaannya dengan kelinci, “scordinin” juga mampu menekan kadar kolesterol, tapi menaikkan produksi sperma. Itu sebabnya, zat tadi juga mampu merangsang gairah seksual, meningkatkan daya tahan dan orgasme yang optimal, di samping berkhasiat untuk mencegah kerusakan sel tubuh yang diakibatkan oleh proses penuaan.

Bukti baru ditemukan pula oleh Myungchi (sarjana keturunan Cina), bahwa bawang putih mampu menigkatkan konsentrasi HDL (high density lipoprotein) dalam darah yang berfungsi mengenyahkan kolesterol sistem tubuh. Juga ditemukan bahwa zat “allicin” dari bawang putih bisa membunuh cryptococcus neoformans, jenis jamur yang sering menyebabkan penyakit meningitis. Bahkan membunuh Candida albicans, jenis jamur yang sering menyebabkan infeksi pada vagina manusia.

Unsur lain dalam bawang putih ialah selenium, yaitu mineral mikro yang bisa mencegah terjadinya penggumpalan darah, sehingga penyumbatan pembuluh darah dapat dihindari. Juga bisa berfungsi sebagai antioksidan, sehingga mampumencegah terjadinya kerusakan sel tubuh dan memperlambat proses penuaan. Di samping itu ditemukan adanya zat “anti hemolitic factor”, suatu zat yang mampu mencegah rusaknya sel darah merah. Sedangkan zat “anti arthritic factor” juga ditemukan dalam bawang putih, gunanya mencegah rusaknya persendian. Adapun zat “methyllalyl trisulfide” dalam bawang putih berguna untuk mencegah perlengketan sel-sel darah merah.

Karena bawang putih membuat daya tahan tubuh menjadi meningkat, maka orang yang gemar mengkonsumsi bawang putih jarang terserang pilek/flu, masuk angin, serta mencegah infeksi lanjutan. Bawang putih juga berkhasiat untuk mengatasi gangguan pencernaan, asal tidak berlebihan. Orang-orang yang sukar tidur dianjurkan makan bawang putih untuk campuran sayur, sebab zat-zat yang terkandung di dalamnya langsung bekerja pada syaraf yang dapat memberikan efek tenang pada orang sebelum dan selagi tidur. Bagi orang yang sedang dalam pengobatan penyakit TBC, bawang putih bisa mempercepat proses penyembuhan, sebab langsung terserap ke dalam paru-paru dan mencegah terserapnya rabun ke dalam tubuh.

 

Bawang Putih Makin Sarat Khasiat Agustus 3, 2007

Diarsipkan di bawah: Kesehatan — vinosa @ 11:35 pm

Lanjutan tulisan yang lalu,

Bawang Putih ….

Bahan Kosmetika dan Obat Kuat

Bawang putih bukan hanya mampu mencegah/menyembuhkan berbagai penyakit, tapi juga bermanfaat untuk kecantikan. Ia bisa membuat tubuh kita ramping atau langsing, dan sekaligus menjadikan kulit halus dan lembut. Sebab bawang putih bisa mengatur jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh dengan menyisihkan kolesterol yang terlalu tinggi. Jadi bagi kaum wanita yang ingin kelihatan cantik, makanan istimewa yang harganya sekarang lumayan mahal ini merupakan sahabatnya yang satia.

Kawan yang baru pulang dari Korea pernah menceritakan, di sana agak sulit dijumpai orang yang tubuhnya gemuk, teristimewa pada gadis-gadisnya yang langsing-langsing . Menurut para pemandu wisata Korea, hal itu adalah berkat khasiat bawang putih. Konon kerakusan orang Korea terhadap bawang putih ini sempat mengundang olok-olok orang Jepang yang berkata bahwa orang Korea adalah si Pemakan Bawang Putih, meskipun orang Jepang sendiri kebanyakan suka bawang putih.

Banyak orang Korea dan Jepang menyakini, buat penganten baru, memanfaatkan bawang putih bisa menjadikan malam-malam pengantin yang tidak terlupakan. Bawang putih dalam “kimchi” (sejenis acar sayuran) yang memerlukan penyimpanan beberapa bulan untuk memperolehkhasiat secara optimal merupakan sajian khas bagi pengantin baru orang Korea maupun Jepang. Di kedua Negara tersebut, sudah lama bawang putih dikenal sebagai “obat kuat”, karena kemampuannya meningkatkan gairah seksual.