KLIPINGKU . . . . . . . . . . dibuang sayang ….

Anda Sakit Mejan? Januari 5, 2008

Diarsipkan di bawah: Pencernaan, Pengobatan Tradisional, Rongga Dada & perut — vinosa @ 5:53 am

Mungkin Anda sakit mejan yakni buang air besar tampak kotoran bercampur lendir dan darah. Anda tak usah khawatir. Carilah segera daun meniran sebanyak dua genggam tangan, dan daun gendong anak (nenangkaan) yang bergetah putih kira-kira 4 atau 5 pohon. Kedua jenis daun dicabut dengan akar-akarnya. pohon nenangkaan tingginya sekitar 25 cm.

Sebelum dijadikan satu dan digodog, terlebih dulu cuci bersih, lalu campur dengan tiga gelas air dan matang menjadi satu gelas. Minumlah hangat-hangat setelah disaring. Ampasnya jangan dibuang, karena bisa digodog lagi dengan 2 1/2 gelas air untuk menjadi 3/4 gelas matang. Ketiga kalinya ampas digodog dengan campuran ir 2 gelas dan setelah dimatangkan menjadi 1/2 gelas.

Antara 3 jam sekali, rebusan ini dapat diminum sebanyak 3 kali. Biasanya penyakit mejan ini sudah sembuh. Andaikata masih juga ada darah dan lendir sedikit dalam kotoran Anda, maka cobalah mengulangi godogan dengan daun meniran dan daun nenangkaan yang baru dengan ukuran sama. Insya Allah penyakit mejan Anda akan sembuh sama sekali.

Kiriman : Ny. Meliana Sutianto, Apotik UDAYA, Jl.Raya Bekasi Barat No.21 Jakarta Timur

Vinosa

 

Masuk Angin dan Perut Kembung Januari 4, 2008

Diarsipkan di bawah: Pencernaan, Pengobatan Tradisional, Rongga Dada & perut — vinosa @ 12:21 am

Anda sering terserang masuk angin dan perut kembung? Ada cara tradisional yang manjur. Empu/kepala kunir yang besar diparut, lalu diseduh dengan air hangat sebanyak 1 gelas dan diperas. Tambahkan sedikit asam jawa dan gula pasir secukupnya. Diminum setiap pagi secara teratur. Niscaya dalam waktu singkat rasa kembung dan masuk angin segera lenyap.

Kiriman : Ny. Suharmini, Jl. RS Fatmawati Gg.I/17 RT001/01 Cipete Utara, Jakarta Selatan

Vinosa

 

Obat Berak-Berak Januari 4, 2008

Diarsipkan di bawah: Pencernaan, Pengobatan Tradisional, Rongga Dada & perut — vinosa @ 12:16 am

Bahan yang dibutukhan : segenggam beras, 7 pucuk daun jambu biji. Cara mengolahnya : kedua macam bahan dimasak dalam kuali (tanpa minyak ataupun air). Setelah menjadi hitam/gosong kemudian dicampur air panas secukupnya. Kemudian pisahkan antara air dengan kedua bahan campurannya itu. Lalu minum airnya secara teratur 3 kali sehari.

Kiriman Ino Ade Henry, Jl. Bukit Baru Gg. Rambutan No.51, pangkalpinang-Bangka

Vinosa

 

Diare Januari 4, 2008

Diarsipkan di bawah: Pencernaan, Pengobatan Tradisional, Rongga Dada & perut — vinosa @ 12:10 am

Diare kerap membawa kematian, tapi seyogyanya Anda berusaha mencegah. Karena itu sediakanlah selalu garam diare ditempat Anda. Bahan-bahan yang diperlukan : Garam dapur 1/2 sendok teh, garam kalium 1/2 sendok teh (bisa dibeli di apotik), soda kue 1/2 sendok teh, glukosa 1/2 sendok teh (untuk pengganti, bisa juga dipakai gula pasir, glukosa bisa dibeli di apotik).

Caranya : semua bahan dicampur menjadi satu, kemudian di campur air matang 1 liter.

Kiriman : Diana S., Jakarta
Vinosa

 

Manfaat Daun Jambu Klutuk Januari 4, 2008

Diarsipkan di bawah: KECANTIKAN, Pencernaan, Pengobatan Tradisional, Rongga Dada & perut, Wajah & Jerawat — vinosa @ 12:02 am

Pohon jambu klutuk ternyata daunnya punya kegunaan bermacam-macam. Diantaranya adalah:

  1. Menyembuhkan penyakit sering buang air (beser, bahasa jawa). Makanlah setiap pagi dan sore 3 pucuk daun jambu klutuk dengan garam sebesar dua butir merica. Insya Allah, 3 atau 4 kali makan, penyakit beser akan segera sembuh.
  2. Menghilangkan bintik-bintik hitam atau bercak-bercak bekas jerawat. Setiap pagi gosok-gosoklah bintik-bintik hitam itu dengan daun jambu klutuk yang masih muda. jika Anda rajin, Insya Allah akan berhasil.

Kiriman : Anna Soetrisno, Jl. Patehan Tengah 17, Yogyakarta

Vinosa

 

Usir Angin Parkir di Perut Desember 26, 2007

Diarsipkan di bawah: Pencernaan, Pengobatan Tradisional, Rongga Dada & perut — vinosa @ 11:38 pm

Saya mengalami perut kembung dan mual, rasanya ingin buang angin, tapi tak kunjung keluar. Berbagai macam obat saya coba, namun belum ada hasilnya. Akhirnya, saya menemukan obat yang cukup manjur yakni bawang merah 5 biji, jahe yang masih muda sebesar ibu jari. Bersihkan dulu lalu disiram air panas kira-kira 3 menit. Setelah itu makanlah. Ternyata, hasilnya sangat memuaskan, karena sang angin tak betah lagi parkir di perut.

Kiriman : Arinda, Jl. Simpang Raya 114, Padalarang, Bandung

Vinosa

 

Khasiat Daun Bakung Desember 26, 2007

Diarsipkan di bawah: Pencernaan, Pengobatan Tradisional, Rongga Dada & perut — vinosa @ 11:24 pm

Apabila perut terasa kembung dan tidak bisa mengeluarkan angin alias kentut, maka cara mengatasinya adalah : ambil selembar daun bakung dan kita beri minyak kelapa. Kemudian kita panggang diatas api yang kecil, setelah layu kita tempelkan pada perut yang kembung, niscaya perut kita akan mengeluarkan angin dan perut terasa lega.

Ket. : Daun bakung bentuknya seperti daun pandan hanya agak lebar.

Kiriman : Ifah, Yogyakarta

Vinosa

 

Obat Buang Air Lendir Berdarah Desember 26, 2007

Diarsipkan di bawah: Pencernaan, Pengobatan Tradisional, Rongga Dada & perut — vinosa @ 11:07 pm

Sawo manila yang masih muda sebanyak 5 buah dicuci bersih, ditumbuk halus, diberi air hangat sedikit, tambah garam secukupnya, kemudian saring. Airnya diminum, tiap hari sekali sampai penyakit buang air lendir berdarah hilang dari tubuh Anda.

Kiriman : Nurhayati, Jateng

Vinosa

 

Menyembuhkan Sembelit Desember 26, 2007

Diarsipkan di bawah: Pencernaan, Pengobatan Tradisional, Rongga Dada & perut — vinosa @ 11:02 pm

Tidak usah khawatir, ambil daun pepaya muda secukupnya. Lalu tumbuk sampai halus, kemudian campurkan dengan air panas. Setelah agak dingin, saring dan minumlah 2-3 kali sehari. Mudah-mudahan sembelit Anda akan hilang.

Kiriman : Dewi Karmilawati, Jl. Raya Ciawul,Gg H Jenab I, Sukabumi, Jabar

Vinosa

 

Jamu Cacingan Desember 26, 2007

Diarsipkan di bawah: Pencernaan, Pengobatan Tradisional, Rongga Dada & perut — vinosa @ 10:56 pm

Ambil biji lamtoro/petai cina yang kering. Biji ini di sangan sampai kehitam-hitaman, lalu ditumbuk sampai halus. Kemudian seduh dengan air panas seperti menyeduh kopi, setelah dingin minumkan pada si penderita.

Kiriman : Herwati, Jatim

Vinosa