KLIPINGKU . . . . . . . . . . dibuang sayang ….

Air susu terus menerus keluar Mei 30, 2008

Filed under: ibu hamil,lain-lain,Pengobatan Tradisional — vinosa @ 6:56 am

Pada waktu ibu-ibu menyusui bayinya, sering timbul problem yaitu air susunya terus menerus keluar. Memang pertama tama tidak apa-apa, tapi lama kelamaan ibu-ibu menjadi risih juga.

Cara mencegahnya amat mudah, ambil 6 lembar daun sirih muda, lalu tumbuk sampai halus. Kemudian dicampur dengan 1 sdt minyak goreng. Kalau sudah tercampur rata, lalu kita oleskan pada seluruh bagian payudara. Lakukan cara ini setiap malam, niscaya air susu yang terus menerus keluar, akhirnya akan berhenti juga.

Kiriman : Nurcahyo, Kumendaman 1A, Yogyakarta

Iklan
 

Kegunaan Srigading

Daun dan bunga srigading (sirih gading) yang direbus dengan air sampai airnya tinggal setengahnya, dapat menyembuhkan sakit panas dalam masa nifas (suhu badan tinggi).

Bunga srigading jika diseduh seperti teh dapat menyembuhkan kulit yang berwarna (radang kulit yang menyerupai kusta).

Apabila bunga srigading dikeringkan dan dicampur dengan teh mempunyai khasiat mengharumkan minuman. Juga berkhasiat untuk melangsingkan badan. Hasilnya boleh Anda coba sendiri.

Kiriman : Kirianto H., Jl. Bondongan 33 C – Bogor

 

Mempercepat Kelahiran Bayi

Filed under: ibu hamil,lain-lain,Pengobatan Tradisional — vinosa @ 2:45 am

Saya punya pengalaman yang menarik ketika akan melahirkan anak yang pertama. Waktu itu tanda-tanda akan melahirkan sudah saya rasakan, dokterpun mengatakan sebentar lagi. Tetapi hampir empat jam tidak lahir juga, disaat yang kritis, ibu mertua memberikan air putih masak dengan diberi gula sebanyak mungkin, saya minum hingga terasa kenyang. Alhamdulillah, beberapa menit kemudian perut saya terasa mulas dan bayipun lahir dengan selamat. Pengalaman ini saya manfaatkan lagi sewaktu melahirkan anak saya berikutnya. Mudah-mudahan pengalaman ini berguna bagi Anda.

Kiriman : Ny. Soegiono, Jogoloyo Gagang besar A/30 ,Surabaya

 

Kegunaan Batang Serai Mei 29, 2008

Filed under: ibu hamil,lain-lain,Pengobatan Tradisional — vinosa @ 12:30 am

Selain digunakan untuk bumbu masak, ternyata batang serai dapt digunakan sebagai ramuan untuk mengembalikan bentuk tubuh dan urat yang mengendur setelah melahirkan.

Caranya, 7 sampai 10 batang serai yang sudah dihilangkan daunnya dicuci, kemudian tumbuk sedikit pangkalnya dan rebus sampai mendidih. Setelah mendidih tuangkan pada air yang dipergunakan untuk mandi. Sepuluh batang serai dapat dipergunakan 2 atau 3 kali, pakailah ramuan ini selama 40 hari. Bentuk tubuh dan urat-urat akan kembali seperti sediakala.

Kiriman : Ny. Veronica K – Jaktim

Vinosa

 

Jantung Pisang untuk ASI

Filed under: ibu hamil,lain-lain,Pengobatan Tradisional — vinosa @ 12:28 am

Apabila Anda sedang member ASI pada bayi Anda, mungkin bisa mencoba resep ini.

Ambil jantung pisang dan buang lapisan luarnya yang tua. Rebuslah sampai matang, lalu makanlah dengan garam atau dapat untuk bahan campuran urap. Insya Allah air susu Anda akan semakin banyak dan kental. Cobalah resep ini secara rutin untuk memperoleh hasil yang memuaskan.

Kiriman : Ny. Rita Dewi B, Jl. Cibadak No.20 Rt001/08 Kec. Rawa Badak, Jakarta Utara

Vinosa

 

Mengempiskan Payudara

Filed under: ibu hamil,lain-lain,Pengobatan Tradisional — vinosa @ 12:24 am

Bagi ibu-ibu yang sedang menyusukan bayi, kadang payudaranya bengkak dan terasa sakit. Untuk menghindari pembengkakan kompreslah dengan segenggam daun cabe yang ditumbuk halus dan diberi sedikit kapur sirih.

Lakukan berulang sampai 2 hari. Insya Allah bengkak dan rasa sakit akan segera hilang.

Kiriman : Ny. Wahyudi – Lumajang

Vinosa

 

Ramuan Sehabis Melahirkan

Filed under: ibu hamil,lain-lain,Pengobatan Tradisional — vinosa @ 12:21 am

Gunanya supaya air susu lancar, berbau segar dan mengembalikan kelincahan gerak tubuh dan menyegarkan wajah.

Sediakan 2 ibu jari kunyit segar, 2 ibu jari lengkuas, 4 batang serai, 2 sdt garam, ½ ons asam jawa. Semua bahan dihaluskan kecuali asam jawa dan garam, kemudian rebuslah dengan 3 gelas air dan masukkan asam jawa dan garam. Jika air rebusan tinggal 1 gelas, angkat dan disaring.

Minumlah selagi hangat setiap pagi, ampasnya dapat dipakai sekali lagi.

Kiriman : Nurul H. – Pamekasan, Madura

Vinosa